1800-9090-8089
help@obsequy.com
123, landmark address

Syarat dan Prosedur Membuat Akta Kematian 30 Desember 2023

Akta Kematian merupakan bukti sah berupa akta otentik yang dibuat dan diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sebagai bukti tertulis terkait pencatatan kematian seseorang. Mengurus akta kematian merupakan langkah yang tak hanya penting secara hukum, tetapi juga krusial untuk menjaga keamanan data individu yang telah meninggal. Proses penerbitan akta kematian bukan hanya menghapus data almarhum dari daftar kependudukan secara otomatis, tetapi juga menjadi dokumen kunci dalam berbagai keperluan administratif. Mulai dari pembagian warisan hingga klaim asuransi, keberadaan dokumen ini sangat vital untuk memperlancar proses administrasi dan menghindari potensi penyalahgunaan data yang bersangkutan.

Syarat Mengurus Akta Kematian:

Bagi Warga Negara Indonesia (WNI):

  1. Formulir permohonan pembuatan akta kematian;
  2. KTP dan KK orang yang meninggal;
  3. Surat Keterangan Kematian resmi dari dokter/rumah sakit/puskesmas (apabila meninggal di rumah sakit).
  4. Surat keterangan kematian dari Kelurahan;
  5. Akta kelahiran dan akta perkawinan (apabila yang meninggal sudah menikah);
  6. KTP dan KK pemohon/saksi (anak/istri/suami/anak kandung);
  7. Surat kuasa dari istri/suami/anak kandung almarhum apabila yang mengurus bukan keluarga inti (anak/istri/suami/anak kandung).

Bagi Warga Negara Asing (WNA):

  1. Pemohon adalah keluarga inti atau ahli waris;
  2. Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) asli;
  3. Fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAP) atau KITAS;
  4. Fotokopi paspor lengkap;
  5. Surat keterangan kematian asli dari dokter atau rumah sakit (apabila meninggal di rumah sakit);
  6. Fotokopi surat nikah, KTP, dan KK asli pasangan (apabila menikah dengan WNI);
  7. Surat Kuasa, apabila yang mengurus bukan keluarga inti atau ahli waris (misalnya pemberi kerja).

Prosedur Mengurus Akta Kematian

  1. Pemohon datang ke unit pelayanan Disdukcapil dengan membawa persyaratan;
  2. Pemohon menyerahkan kelengkapan berkas;
  3. Petugas memeriksa kelengkapan berkas;
  4. Petugas akan melakukan validasi data dan verifikasi;
  5. Petugas mencetak Register dan Kutipan Akta Kelahiran, menyerahkannya kepada pemohon;
  6. Pembuatan akta kematian juga dapat dilakukan secara online melalui whatsapp atau situs Disdukcapil Kota/Kabupaten.

Referensi:

https://jakarta.go.id/akta-kematian

https://www.dispendukcapil.semarangkota.go.id/halaman-akta-kematian/

Post a comment