1800-9090-8089
help@obsequy.com
123, landmark address

Sejarah Bendera Kuning, Simbol Kematian di Indonesia 29 November 2023

Di Indonesia, bendera kuning sering terlihat dipasang di depan rumah duka. Bendera ini menjadi simbol kematian dan berduka cita. Namun, tahukah Anda sejarah bendera kuning bagaimana dapat diidentikkan sebagai simbol kematian?

Sejarah Bendera Kuning

Asal usul bendera kuning sebagai simbol kematian di Indonesia dapat ditelusuri hingga zaman kolonial Belanda. Pada masa itu, Indonesia sedang dilanda wabah penyakit mematikan, yaitu kolera. Wabah ini menyebabkan banyak orang meninggal.

Untuk mencegah penyebaran wabah, Pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan peraturan yang mewajibkan setiap rumah yang ada pasien kolera untuk memasang bendera kuning. Bendera ini berbentuk persegi panjang dengan warna kuning dan terdapat simbol huruf Q.

Huruf Q pada bendera kuning ini memiliki arti “Quarantaine”, yang berarti karantina. Bendera kuning ini bertujuan untuk memperingatkan orang-orang agar tidak mendekati rumah yang ada pasien kolera.

Selain untuk mencegah penyebaran wabah, bendera kuning juga berfungsi untuk menandai rumah yang ada pasien kolera. Hal ini bertujuan agar orang-orang yang ingin menolong pasien kolera dapat dengan mudah menemukan rumah tersebut.

Makna Warna Kuning

Selain karena wabah kolera, pemilihan warna kuning sebagai simbol kematian juga memiliki makna dalam budaya Indonesia. Dalam budaya Jawa, warna kuning melambangkan kesedihan dan kematian. Warna kuning juga sering dikaitkan dengan dewa kematian, yaitu Yamaraja.

Tradisi Pemasangan Bendera Kuning

Kebiasaan memasang bendera kuning saat ada kematian masih tetap dipertahankan hingga saat ini. Bendera kuning biasanya dipasang di depan rumah duka, di sepanjang jalan menuju rumah duka, dan di tempat-tempat umum lainnya.

Pemasangan bendera kuning biasanya dilakukan oleh keluarga atau kerabat dekat dari orang yang meninggal. Bendera kuning dipasang dengan harapan dapat memberikan penghormatan terakhir kepada orang yang meninggal dan menghibur keluarga yang ditinggalkan.

Sejarah Aturan Pemasangan Bendera Kuning

Di Indonesia, tidak ada aturan yang mengatur tentang pemasangan bendera kuning. Namun, secara umum, bendera kuning biasanya dipasang selama 7 hari setelah kematian.

Setelah 7 hari, bendera kuning biasanya diturunkan. Namun, ada juga keluarga yang memilih untuk memasang bendera kuning selama 40 hari atau bahkan selama setahun.

  • Makna warna kuning dalam budaya lain

Warna kuning memiliki makna yang berbeda-beda dalam budaya lain. Misalnya, dalam budaya Tionghoa, warna kuning melambangkan keberuntungan dan kemakmuran.

  • Tradisi pemasangan bendera kuning di negara lain

Selain di Indonesia, bendera kuning juga digunakan sebagai simbol kematian di beberapa negara lain. Misalnya, di India, bendera kuning digunakan untuk memperingatkan orang-orang agar tidak mendekati rumah yang ada orang yang sedang berduka.

  • Aturan pemasangan bendera kuning di negara lain

Di beberapa negara, ada aturan yang mengatur tentang pemasangan bendera kuning. Misalnya, di Amerika Serikat, bendera kuning biasanya dipasang selama 30 hari setelah kematian.

Demikian sekilas tentang sejarah bendera kuning di Indonesia, semoga bermanfaat.

Post a comment